Penyakit maag atau juga yang biasa dikenal nama gastritis merupakan suatu keadaan kesehatan dimana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung. Penyakit ini biasanya menyerang tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun ada saatnya juga merupakan bagian penyakit kesehatan yang serius dan berlangsung cukup lama. Banyak orang menganggap penyakit maag sebagai penyakit yang ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Pengobatan penyakit maag bisa dilakukan dengan cara meninggalkan kebiasaan hidup yang buruk dan memulai hidup sehat, pengobatan kesehatan modern dan juga pengobatan alternatif atau tradisional.
Penyakit maag pada dasarnya menjadi 2 bagian yaitu penyakit maag akut dan penyakit maag kronis. Penyakit maag terjadi karena beberapa kondisi kesehatan yang tidak baik. Yang sering sekali terjadi dan kerap ditemui adalah peradangan pada lambung muncul akibat dari bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri yang juga dikenal sebagai baketri yang bisa memicu borok pada lambung. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri disebut sebagai maag kronis. Perlu diketahui, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori bisa sangat membahayakan. Pengobatan penyakit maag kronis tidak bisa dianggap sepele sama sekali karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung.
Selain penyakit maag kronis, penyakit maag akut juga merupakan penyakit yang paling banyak di dapati. Penyebab penyakit maag akut terjadi kerena disebabkan oleh faktor stress, pemakaian zat-zat kimia tertentu, konsumsi minuman keras, serta kebiasaan menyantap makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam. Ketika seseorang mengalami stres, akan muncul perangsangan saraf simpatis NV atau nervus vagus, yang serta akan meningkatkan produksi asam klorida (HCI) di dalam lambung. Naiknya produksi asam klorida di dalam lubang akan menyebabkan rasa mual, muntah-muntah dan juga anoreksia. Namun, penyakit maag akut bisa diobati dengan cara merubah gaya hidup sehat dan menjadi lebih baik.
Berikut gejala-gejala yang terdapat pada penderita penyakit maag, diantaranya :
1. Rasa nyeri di perut dan perut terasa seperti terbakar
2. Perut terasa kembung dan selalu terus bersendawa
3. Terasa mual dan ingin muntah
4. Kurangnya nafsu makan
5. Selalu cegukan
6. Diare
Penyembuhan penyakit maag dapat dilakukan dengan menetralkan asam lambung, mengurangi produksi asam lambung, mengobati infeksi pada selaput lendir lambung dan mengurangi rasa sakit akibat iritasu selaput lendir atau kekejangan otot dinding lambung.

Beberapa hal yang berpengaruh pada timbulnya penyakit maag atau gastritis, antara lain :
Penyakit maag merupakan gangguan kesehatan terkait dengan proses pencernaan, tepatnya usus besar. Perut besar bisa mengalami kerusakan karena proses peremasan yang terjadi terus menerus selam hidup. Selain itu, perut besar bisa mengalami kerusakan jika sering kosong karena perut besar meremas hingga dinding-dinding perut besar lecet atau luka.
Gangguan pada pencernaan, oleh masyarakat sering disebut dengan penyakit maag. Secara umum, penyakit maag atau gangguan fungsi lambung disebabkan oleh tingginya kadar asam dalam lambung. Dalam keadaan normal, lapisan mukosa atau selaput lendir melindungi dinding lambung terhadap pengaruh asam dan enzim yang biasanya terdapat di dalam cairan lambung. Apabila lapisan itu rusak, asam akan merusak dinding lambung dan menyebabkan tukak atau luka. Pengobatan maag yang dilakukan biasanya adalah jangan telat makan.
Nyeri lambung atau gejala maag yang berulang kali tapi tidak jera meski sudah diobati, juga bisa menjadi awal unculnya penyakit kanker lambung. Disamping itu kotoran atau tinja penderita akan berwarna gelap. Hal ini merupakan tinja yang bercampur dengan darah dan pencernaan. Bila sudah ada tanda-tanda ini, maka segeralah penderitaberkonsultasi dengan para ahli.
Berikut penyebab-penyebab terjadinya penyakit maag, antara lain :